Dalam dunia kerja proyek lereng curam, fungsi geocell untuk proyek konstruksi menjadi pondasi utama. Menjadi penampang berjalannya proses pengerjaan, supaya menghasilkan pembuatan maupun perbaikan sempurna. Geocell merupakan salah satu produk yang terbuat dari sel heksagonal saling terhubung, digunakan khusus untuk stabilisasi lereng curam hingga pengendalian erosi pada tanah. Tak heran jika dari segi pemanfaatannya, material konstruksi ini mampu menahan pergerakan partikel timbunan dan kelongsoran lereng.

Fungsi Geocell untuk Proyek Konstruksi Sebagai Penahan Partikel Timbunan pada Lereng Curam

Geocell banyak dibeli dan digunakan karena adanya struktur seluler tiga dimensi yang diisi material butiran untuk memperkuat timbunan, mencegah longsor, da juga stabilitas lereng curam. Material utama ini, memiliki celah yang berperan mengikat material pengisi, baik berupa butiran tanah, agregat, maupun beton. Membantu proses pembentukkan lapisan kokoh, meningkatkan kohesi tanah, sampai mengurangi risiko pergerakan massa tanah. Sebab, stabilisasi lereng diperlukan agar mampu mencegah kegagalan pada lereng curam, seperti longsor dan gerakan tanah dengan cara memperkuat dinding tanah kawasan perbukitan. Adapun spesifikasi fungsi geocell untuk stabilitas proyek konstruksi secara menyeluruh.

  1. Pengekangan Tanah (Confinement): Berfungsi membatasi pergerakan lateral material isian yang diakibatkan gravitasi, sehingga lereng curam tetap kokoh, tidak mudah longsor, dan tentunya tahan gerusan air hujan jangka panjang.
  2. Pengendali Erosi: Mengurangi energi hidrolik air yang mengalir ke permukaan lereng. Material konstruksi ini sangat ampuh menahan tanah supaya tidak terbawa arus (erosi).
  3. Media Tumbuh Vegetasi (Bio-engineering): Geocell yang diisi tanah humus atau topsoil, nantinya sel-sel bisa menciptakan lingkungan stabil bagi akar untuk tumbuh, dan juga membuat lereng lebih hijau alami.
  4. Alternatif Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall): Geocell dapat dipasang sebagai dinding penahan tanah berlapis lebih fleksibel, sekaligus hemat biaya daripada metode pembetonan konvensional.
  5. Struktur Fleksibel: Berkontribusi mengikuti kontur permukaan supaya mampu mengakomodasi perbedaan penurunan tanah (differential settlement) tanpa khawatir merusak struktur.
  6. Pencegahan Rembesan (Seepage Control): Jika mengisi dengan beton, geocell jauh lebih efektif melindungi saluran air, tebing sungai, dan area limpasan dari potensi kerusakan akibat arus deras
Geocell
Geocell

Struktur Geocell

Geocell yang sering dipakai memiliki bentuk sel tiga dimensi dengan permukaan bukaan untuk material isian. Untuk stabilitas lereng curam, geocell berperan sebagai lapis yang memperkuat struktural timbunan. Ketika dipasang di atas tanah, permukaan material membentuk struktur berongga supaya bisa diisi dengan tanah, butiran, ataupun material jenis lain.

Saat pemadatan sel menggunakan tanah timbunan, sistem pengekangan seluler akan membentuk suatu lapisan dengan sifat mekanik, maupun geoteknik yang meningkat. Tanah timbunan di dalam akan mengalami gaya lateral saat menerima beban. Dengan panel berbentuk sarang lebah, geocell berkontribusi membatasi pergerakan partikel tanah secara lateral.

Jenis Material Isian

Untuk pemilihan jenis material pada proyek lereng curam selalu menyesuaikan fungsi akhir. Tidak semua isian punya fungsi sama, berikut merupakan jenis material isan berdasarkan kegunaannya.

1. Granular

  • Mengurangi tekanan hidrostatik dengan membatasi gaya dalam sel sampai lapis bawah sel.
  • Membentuk aliran dengan cara mengarahkan air dari atas permukaan supaya mudah masuk ke dalam sel.
  • Menghilangkan gerusan sisi timbunan sampai alur timbunan yang tak merata.
  • Membatasi sekaligus menahan pergerakan partikel timbunan yang diakibatkan tekanan gravitasi dan aliran air di konstruksi lereng.
  • Membantu proses pembentukan lapis timbunan fleksibel, kuat, dan tentunya tahan lama.

2. Tanah dan vegetasi

  • Mengurangi energi hidrolik dengan membatasi gaya di dalam maupun di bawah sel.
  • Meningkatkan ketahanan lereng curam lebih alami, sekaligus melindungi akar secara vegetasi.
  • Mendistribusikan aliran air sel atas permukaan timbunan.
  • Menahan tanah agar tidak mudah kehilangan air (kering).

3. Beton

  • Sebagai rangkaian yang fleksibel untuk segala jenis proyek struktur. Geocell apis beton ampuh dalam mendistribusikan beban jauh lebih merata.
  • Membantu mengurangi risiko retak beton dan memberi penguat tambahan.
  • Meningkatkan daya tahan struktur beton menyeluruh.
Geocell

Tips Pemasangan

Pemasangan geocell bisa ditempatkan pada lokasi sudah rencana sebelum membeli. Agar menghindari material ini berpindah, bisa dilakukan pemasangan angkur ke permukaan tanah. Masing-masing sel diregangkan sampai menutupi lokasi area lereng curam dikehendaki. Setelah seluruh permukaan tertutupi, bisa dilakukan pengisian dengan material menyesuaikan.

Jika ingin mengaplikasikan ke lereng curam, jangan asal menggunakan geocell. Pastikan membeli di distributor jual PT Urban Plastic Indonesia yang sudah terkenal dan digunakan seluruh penjuru. Sebagai satu-satunya layanan yang mengutamakan kualitas dan harga jual terjangkau. Bukan sekedar menjual, produk Urban Plastic ini sudah terbukti memberi banyak manfaat lewat fungsi geocell untuk proyek konstruksi , salah satunya lereng curam. Tunggu apa lagi, jadikan proses pembuatan dan perbaikan lereng sempurna hanya dengan geocell dari PT Urban Plastik Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geocell merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 9151 338  (Anna) atau: Email: info@urbanplastic.id .